27 Desember 2009

Pos 2 Wekas view bagus

Bangun tidur seperti biasa masak untuk sarapan, beda jika dirumah bangun tidur biasanya udah ada sarapan menunggu,heheh. Selesai sarapan semua peralatan makan dan masak kami cuci, sambil cuci muka dan gosok gigi (kebiasaan yang seharusnya tidak dilakukan diatas gunung, tapi sulit dihilangkan,heheh). Lucunya pas lagi nyuci, riyan dan naufal di dekatin monyet besar yang kelaparan. Monyetnya rusuh jadi bikin takut. Akhirnya yang satu nyuci, yang satu jagain pake kayu gede di tangan siap-siap klo tuh monyet ngedeketin lagi.

Faesal dan Naufal ngobrol dan foto bareng dengan rombongan dari Yogyakarta yang bertemu di puncak kemarin. Mereka memang cukup sering ke Merbabu jika ada liburan (sama kayak rombongan bekasi yang dulu ketemu di ciremai, mereka selalu naik ke ciremai kalau ada liburan).

Faesal bersama Rombongan Jogja

Pos 2 Wekas_2

Pos 2 Wekas_3

Pos 2 Wekas_4

Sumber air Pos 2 Wekas

Bongkar tenda dan packing selesai sekitar jam 10, kami langsung turun, dengan sebelumnya ber-jinggrem ria (sejenis hompimpa,xixixixi). Diawal track vegetasi masih rapat dan masih mengikuti Pipa air. Setelah itu vegetasi cukup terbuka dan ada pohon besar tumbang. Saat bingung meilih jalur karena ada percabangan, faesal permisi ke belakang dengan bekal air yang seadanya (xixixi, sorry sal, buat jaga-jaga, ngerinya airnya gak cukup). Jalur Wekas cukup membingungkan karena ada beberapa percabangan dan tidak adanya petunjuk jalan (saya juga gak tau kalo naik lagi lewat jalur ini nanti masih inget atau nggak).

Istirahat

Sampai di pos satu (kayaknya), terdapat beberapa rumah yang tampaknya kosong dan ada beberapa makam. Tidak berapa lama dari situ akhirnya kami sampai di Basecamp Wekas. Basecamp Wekas merupakan sebuah rumah yang cukup luas, disini pendaki bisa menginap, cukup untuk menampung 20 pendaki. Disini juga kami bersih-bersih dan membeli beberapa cinderamata merbabu seperti emblem dan stiker. Jarak dari basecamp ke Jalan raya (Gapura Wekas) cukup jauh, sehingga kami memutuskan untuk carter mobil bak dari basecamp.

Basecamp Wekas

Naik Pickup dari Basecamp Wekas

Track Basecamp ke Pertigaan Wekas

Pertigaan(Gapura) Wekas

Dari Gapura Wekas kami naik mobil ¾ jurusan Magelang. Di dalam bis kebetulan bertemu dan ngobrol dengan seorang Ibu yang ternyata dia dari Jakarta (lagi pulang kampong). Oleh ibu itu kami disarankan untuk naik kereta ke Jakarta dari Kotoarjo. Mengikuti saran Ibu tadi, dari terminal Magelang kami naik bus menuju Kutoarjo. Melewati kampung faesal di Purworejo.

Sampai di stasiun Kutoarjo seperti dugaan saya, stasiun dipenuhi calon penumpang yang juga akan menuju ke Jakarta. Saya beli tiket di loket, faesal dan Riyan beli nasi bungkus untuk makan malam nanti. Belum sempat makan, kereta sepertinya sudah tiba. Kami menyeberang ke peron seberang yang tertutup kereta yang sedang dibersihkan, ternyata benar ini keretanya sudah ngetem disini. Kami merangsek masuk membawa carrier dan nasi bungkus di tangan. Keadaan sekarang lebih penuh dari pada saat keberangkatan kami dari Jakarta tempo hari.

Atur posisi dengan carrier diletakkan dibawah tempat duduk penumpang, kami makan nasi bungkus sambil berdiri. Sial nasi bungkusnya ada yang sobek satu, sehingga robby beli nasi bungkus di dalam kereta. Kereta berangkat, kami duduk sekenanya, tidur sekenanya.

Sampai di Stasiun Jatinegara pagi dini hari, dan langsung menuju kerumah masing-masing.

Akhir kata :

Terimakasih kepada Allah SWT yang sudah memberikan kami keselamatan dan kesehatan sepanjang trip. Semoga foto-foto diatas dapat menggambarkan keindahan Merbabu. Sampai di puncak bukanlah tujuan utama pendakian, tapi kerinduan akan keseluruhan perjalanan yang akan membuat kami memulai pendakian berikutnya.