Penangkapan itu menunjukkan bahwa pasar bisnis cyber crime sangat menguntungkan.

VIVAnews(05/10/10) – Pihak otorita di Amerika Serikat mendakwa lebih dari enam puluh orang yang menggunakan program komputer jahat yang dikenal sebagai Zeus Trojan. Program tersebut mereka gunakan untuk mencuri uang bernilai jutaan dolar.

Menurut pihak berwajib, orang-orang ini diyakini merupakan bagian dari sebuah sindikat kejahatan cyber internasional yang mempekerjakan kurir pencucian uang (money mules). Mereka membuat rekening bank dan membantu mentransfer uang yang dicuri.

“Dari penelitian kami bulan lalu, sekitar 79 responden di seluruh dunia yakin bahwa penjahat cyber tidak akan bisa diseret ke pengadilan,” sebut Symantec dalam laporan Norton Cybercrime Report. “Penangkapan tersebut merupakan langkah maju yang positif bagi keamanan internet,” sebutnya.

Meski demikian, penangkapan yang dilakukan di AS – dan juga Inggris – itu menunjukkan bahwa pasar bisnis cyber crime sangat menguntungkan. Selain itu, terbukti pula bahwa melaporkan kejahatan online kepada otoritas yang tepat merupakan hal yang penting.

Sebagai informasi, Zeus Trojan dirancang untuk tujuan memperoleh akses terhadap rekening bank. Virus tersebut melakukannya dengan menginstalasikan keystroke logger dan mengumpulkan informasi login, password, dan memindai mesin untuk memperoleh password yang disimpan.

Virus ini dapat juga menyisipkan permintaan mengetik nomor PIN yang benar dalam halaman Web sebagai persyaratan tambahan, tanpa disadari oleh pengguna.

Untuk melindungi diri dari virus-virus serupa, Anda sebaiknya tidak langsung menanggapi permintaan nomor PIN atau password yang ganjil meski itu tampaknya dari Bank yang Anda gunakan. Selain itu, buat password yang rumit dan ganti setiap beberapa periode.

Anda juga sebaiknya memasang solusi pengamanan lengkap dan selalu ter-update di komputer Anda yang terhubung ke internet. (hs)